Anda tidak bisa memaksakan diri Anda Menjadi Sesuatu yang Lain.

Pekerjaan-pekerjaan tertentu membutuhkan kepribadian yang khas. Ada hal kecil yang bisa menghambat sebuah perkerjaan, terutama dalam hal komunikasi, jika anda bukanlah seseorang yang mudah  bergaul yang sering berhubungan dengan orang lain. Jika jiwa anda serasa meledak dengan kreativitas penuh gairah, maka anda cenderung tidak puas dengan sebuah pekerjaan yang bersifat akuntatif atau berhitung.

Kepribadian-kepribadian ibarat seperti ukuran sepatu. Mereka tidak tunduk dengan pilihan atau rujukan kita, tetapi kadang-kadang dapat diakali –walaupun dengan konsekuensi-konsekuensi yang tidak menyenangkan–.

Bukanlah sebuah pencapaian atau pun kesalahan untuk mengakui bahwa sebagian orang dapat berbicara di hadapan audiens yang besar dan tampak riang oleh pengalaman-pengalaman, sementara sebagian yang lain akan diam membatu. Sebagian orang dapat mempelajari sebuah persamaan selama bertahun-tahun, dan tercengang olehnya, dan sebagian orang akan merindukan interaksi dengan orang lain.

Sadarilah siapa diri anda –Bagaimana sesungguhnya kepribadian Anda–, dan pilihlah sebuah masa depan yang cocok denganya.

Hari serasa hampir tidak berjalan jika salah satu klien menolak untuk bekerja sama denganya. Kadang mereka malah merendahkanya. Tetapi Jean Deer mencintai pekerjaanya sebagai Fotografer.

Dia telah mengambil ratusan foto anak-anak, dan dia mengenal semua trik untuk membuat seorang bayi tersenyum. Jean adalah seorang yang ahli pada sebuah wajah yang lucu dan sangat cerewet.

“ketika semua selesai, setiap orang –aku, orangtuaku dan anak-anak—menjadi kelelahan, tetapi biasanya itu adalah sebuah tanda yang bagus”.

Jean mendapati, bahwa semua bayi menyembulkan senyum mereka bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan sebuah gambar yang bagus, dan bahwa seorang bayi yang galak juga merupakan sumber inspirasi. “Aku sedang mengambil sebuah foto seorang bayi yang jelas-jelas tidak ingin berhubungan denganku, dia tidak mau mendongakkan wajahnya, hanya menatap ke lantai.”. kemudian Jean duduk di lantai bersamanya, mengambil gambar dari sebuah perspektif yang tidak pernah dia gunakan sebelumnya, dan menghasilkan salah satu gambar terbaik yang pernah diambilnya.

Pekerjaan ini membutuhkan 2 sifat utama, menurut apa yang diyakini oleh Jean. “Tidak setiap orang dapat membuka praktik dan menyebut dirinya sebagai Fotografer. Ini semua adalah soal kesabaran dan kegesitan dan kemudian penangkapan moment yang tepat”.

Bahkan ketika orang-orang  mengalami berbagai macam fase kehidupan, termasuk karir dan perubahan keluarga, kepribadian dasar mereka masih tetap konstan setelah pada periode enam belas tahun. Barto 1998.

Monggo Di Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *