Dimana Anda berdiri, tergantung di mana Anda Memandang.

Apakah anda bekerja dengan baik? Rata-rata ? atau di bawah rata-rata? Kita mengetahui jawabannya. Jelas bukan?

Tetapi bagaimana Anda tahu jawabannya ? dan bagaimana anda ?

Penilaian-penilaian ini, sesungguhnya, sangatlah relatif. Rasa sukses didasarkan pada posisi kita dalam hubungannya dengan orang-orang yang berprestasi. Rasa kegagalan didasarkan pada posisi kita dalam hubungannya dengan orang-orang yang berprestasi lebih.

Perasaan-perasaan anda bergantung pada kerangka rujukan anda sebagaimana perasaan-perasaan anda bergantung pada apa saja yang telah anda lakukan.

Seperti biasanya , Roger berada di luar pintu pagi itu dan sudah berada di mejanya pada pukul 8 pagi. Sang Akuntan korporat wilayah Cleveland itu sudah bekerja selama 24 tahun di perusahaan yang sama.

Sebelum makan siang, dia diminta menghadap kepala kantor divisi dan diberitahu bahwa jasa dia sudah tidak lagi dibutuhkan.

“ketika  sesuatu seperti ini terjadi, Anda akan terguncang sampai ke dalam jiwa anda, aku tidak perduli seberapapun siapnya anda”, Ingat Roger.

Bencana itu benar-benar luar biasa dan diikuti dengan penolakan. “Ini tidak mungkin terjadi padaku”, pikir Roger.

Roger membaca artikel dan buku-buku tentang bagaimana menghadapi PHK dan menemukan cerita tentang orang-orang yang hancur oleh apa yang telah terjadi sehingga mereka tetap saja berpakaian rapi dan berangkat ke kantor setiap pagi, meskipun mereka tidak lagi punya pekerjaan, karena mereka tidak mampu memberitahu keluarga atau tetangga mereka.

Roger mulai melihat situasi ini dalam pandangan yang berbeda. Dia masih merasa sakit atas penolakan yang dia rasakan, tetapi dia menyadari bahwa dia telah menikmati labih dari dua dekade kerja yang terpercaya, yang telah memberi dia kesejahteraan bagi keluarganya.

Melakukan kerja pencarian-dana sukarela membuat dia menghargai situasi itu lebih tinggi. “jika anda tidak dapat memperoleh kesenangan dari semua kesempatan dan kemudian bertahan diri dari segala kemunduran, dan anda akan menyadari semua kebaikan yang terhampa di depan anda”.

Anda mungkin membayangkan bahwa sebuah promosi pada sebuah pekerjaan secara otomatis menaikkan kepercayaan dan penghargaan diri. Namun, studi-studi menemukan hampir separuh dari para manajer yang baru saja dipromosikan dalam teknologi industri mengekspresikan ketidakpastian dan keraguan terhadap diri mereka sendiri dan posisi baru mereka. Para psikolog menemukan bahwa promosi dapat merendahkan kepercayaan diri mereka karena bukanya menjadi yang terbaik diantara pekerja lainnya, mereka justru dikelilingi oleh orang-orang yang lebih berprestasi. Cassier dan Reskin 2000.

Monggo Di Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *