Masih Ada Banyak Waktu.

Apapun mimpi-mimpi kita, kita selalu mendengar jarum jam berdetak. Keluarga kita, teman-teman kita, bahkan media semuanya memaksa kita bertanya-tanya kapan kita akhirnya akan sampai ke “sana” dan mengapa kita belum di “sana”.

Tetapi tidak ada batasan-batasan usia dalam kesuksesan. Kesuksesan membutuhkan waktu sepanjang yang ia butuhkan, dan ketika anda mencapainya, anda tidak akan mampu menolak kesuksesan karena anda tidak pada usia yang tepat untuk menerimanya.

“Ada orang-orang di puncak, lalu ada pula orang-orang yang tidak penting, begitulah yang aku rasakan”: kata Nathan, yang bekerja dalam periklanan di New york. “Aku memandang rendah diriku sendiri karena aku tidak berada di tempat yang aku inginkan, dan aku menderita setiap hari seolah-olah itu adalah penghinaan peribadiku”.

“Aku tidak merasa bangga pada apa yang aku lakukan , aku senantiasa menciptakan deskripsi pekerjaan fiksi bagi diriku sendiri setiap kali orang bertanya tentang pekerjaan ku”.

Nathan berkata bahwa dalam bisnisnya, “Tidak ada apa-apa  kecuali persepsi. Kami tidak membuat jebakan-jebakan tikus  yang lebih baik, kami tidak menciptakan apa pun, kami menjual persepsi, dan pekerjaan kami adalah persepsi. Hal menjadikan aku seperti mendengar detak jam dinding, yang setiap hari semakin membawaku lebih dekat kepada kegagalan”.

Nathan mencari bantuan dari seorang pelatih karir yang bertanya kepadanya siapakah yang sesungguhnya dia saingi dan dan mengapa. “Ketika aku berkata bahwa aku beranggapan aku sedang bersaing dengan setiap orang dalam perusahaan karena aku ingin berada di puncak, dia berkata: “Baiklah, jika Anda berada di posisi puncak perusahaan ini , maka anda sedang bersaing dengan setiap perusahaan lain untuk menjadi lebih besar dari mereka.’ Pada dasarnya, dia membuatku menyadari bahwa tidak ada cara untuk memenangkan pertandingan ini dan bahwa aku bisa duduk kembali dan menikmati perjalanan ini atau tetap mencoba untuk berlomba sampai ke sebuah tempat yang tidak pernah kukunjungi”.

Perspektif Nathan berubah: ”Sekarang aku mencoba untuk menjaga fokus perhatianku untuk melakukan kerja terbaik yang bisa kulakukan, dan aku tahu bahwa aku akan sampai ke tempat yang tengah aku tuju ketika aku sudah sampai di sana”.

Usia tidak berkaitan dengan komitmen orang, pada pekerjaan mereka dan tingkat kinerja mereka. Tuuli dan Kasislami 1999.

Monggo Di Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *