Pemenang itu “diciptakan”, bukan “dilahirkan”

Kesuksesan-kesuksesan besar di zaman ini adalah orang-orang luar biasa yang kepada merekalah nasib tersenyum bukan?

Tidak, sesungguhnya mereka tidak luar biasa. Orang-orang yang sukses sampai pada tempat di mana mereka berada dengan mengikuti sebuah rencana yang strategis. Mereka belajar apa yang perlu dipelajari untuk melangkah ke depan.

Kita memahami bahwa untuk membangun sebuah rumah, dibutuhkan sebuah rencana, cetak biru atau blueprint, tetapi kadang-kadang kita lupa bahwa untuk membangun sebuah kehidupan yang sukses, kita juga membutuhkan sebuah blueprint.

Koki walter Potenza memiliki 3 restoran italia yang sedang berkembang pesat di Rhode Island.

Dia berlajar dan berlatih untuk menjadi seorang koki, tetapi sekarang dia tahu bahwa kemampuan-kemampuannya adalah produk dari pendidikan sepanjang hayat. Ketika dia membuka restoran pertamanya, “Tiba-tiba pendidikanku, ilmu, dan sejarah keluarga, rasa hormat, dan etika ayahku ikut bermain. Ini menjadikanku seorang akademis, seorang yang mengeksploarasi bisnis makanan’.

Dan belajar tidak pernah berhenti. “Salah satu rahasianya adalah anda harus tahu di mana Anda secara konstan perlu berada di atas. Koki tidaklah dilahirkan”. Walter menjelaskan bahwa proses ini berlanjut bagi dia karena aku tidak melihat banyak di masa datang. Angkatan laut membawaku keluar dari sana dan membayar kuliahku, tetapi sebelum aku dapat berfikir tentang masa depan, aku menjalani wajib militer. Kuncinya adalah melakukan apa yang aku lakukan dengan baik dan tidak mencemaskan tentang apa yang akan terjadi nanti. Aku tahu bahwa jika aku memperoleh latihan yang tepat, aku akan bergerak mantap selama sisa hidupku.

7 dari 10 orang puas dengan karir mereka mengekspresikan rasa tatanan yang kuat—sebuah apresiasi bagi beragam fase yang berbeda dari sebuah karir dan kemajuan mereka sampai titik ini. Elliot 1999

Monggo Di Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *