sayangi pekerjaanmu_bikincantik.id

Sayangilah Pekerjaanmu

Kita hidup dalam budaya yang memanjakan impian tentang kesuksesan awal yang diikuti oleh pensiun dini. Kita membaca tentang utopia pensiun yang menunggu orang-orang yang dapat mencapainya.

Sesungguhnya, sebagian besar pensiunan mendasarkan identitas mereka pada karir mereka dan merindukan aktivitas dan tanggung jawab yang diberikan kehidupan kerja mereka, seperti sebelumnya ketika mereka masih bekerja.

Bagi Vincent yang berusia 81 tahyn, warga New York yang berumur panjang pensiun setelah 6 tahun bekerja belum membuktikan impian yang menjadi kenyataan . “Sebagian orang tampaknya begitu bahagia untuk pensiun ,tetapi aku merasa kehilangan . Rasa pemenuhan diriku hilang”.

Tetapi dengan ikut andil dalam dewan masyarakat local,yang bertugas mengambil keputusan untuk penzonaan dan pemanfaatan tanah, dia telah menemukan satu cara untuk teap membuat dirinya sibuk. “Dewan masyarakat membuatku tetap bergerak”. kata Vincent.

Dewan ini, yang tidak dibayar, seringkali harus mengatasi masalah-masalah kesusilaan yang menghadapkan tetangga dengan tetangga . Vincent mencoba untuk membantu setiap orang bersikap tenang, dan dia memberikan komentar sedikit mungkin.”Jika aku mengatakan sesuatu, perkataanku haruslah bermanfaat”. Tetapi ketika waktunya tiba untuk memberikan suara, dia memanfaatkan pengalaman hidupnya. “Aku telah menjalankan perusahaan lebih banyak ketimbang jumlah rambutku sekarang ini. Aku berfikir, apa yang harus aku lakukan kemudian? Itu sangat membantu.”

Satu-satunya faktor terbesar dalam membentuk identitas seorang pensiunan adalah sejarah karir, yang bahkan lebih berat ketimbang kehidupan keluarga. Szinovacz dan Deviney 1999.

Monggo Di Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *